Alur Kerja Mudah
Alur kerja ini bisa dipahami jika Anda mengetahui siapa stake holder yang akan berhubungan dengan Anda. Pemilik tanah, kontraktor, konsumen, rekanan bank, dan birokrasi. Sebagian besar sebenarnya sudah terbaca dari tulisan-tulisan di atas.
Dengan pemilik tanah, harus dipersiapkan perjanjian perikatan jual beli (notaris bila diperlukan). Langkah kedua adalah memasarkan produk. Anda bisa memasarkan dengan brosur, iklan di media massa atau mailing list. Jika terjadi kesepakatan dengan pembeli, siapkan perjanjian perikatan dengan pembeli/konsumen. Rangkaian pemasaran selain perjanjian dengan konsumen adalah penagihan uang muka, persetujuan desain rumah dan proses persyaratan KPR di bank.
Apabila sudah terpenuhi, maka Anda harus mengundang kontraktor yang akan membangun. Perjanjian dengan kontraktor juga musti dibuat. Biasanya termaktub di dalamnya adalah gambar kerja, spesifikasi bangunan, harga kontrak pembangunan, cara pembayaran, jangka waktu pembangunan dan target pembangunan.
Setelah rumah selesai 100%, Anda bisa memproses pencairan KPR di bank. Di sinilah Anda musti mempersiapkan legalitas dengan konsumen, legalitas rumah yakni dengan proses jual beli di notaris, berikut juga IMB. Selamat berkarya menjadi pebisnis properti.
Modal Tidak Harus Besar
Modal tidak harus besar. Beruntung jika Anda sudah memiliki tanah kapling yang siap bangun. Entah itu milik orang tua, sahabat Anda atau orang lain yang mau bekerjasama dengan Anda. Ketika itu sudah terpenuhi, Anda tidak perlu membeli kapling siap bangun.
Untuk membangun rumahnya dengan uang siapa? Gampang. Jangan kalah akal. Apabila tanah sudah dikuasai, Anda tinggal pasarkan berikut desain rumahnya. Tetapkan saja uang muka penjualan sebesar 30% dari harga jual. Itu sudah mencukupi modal Anda untuk membangun rumah.
Logikanya dari mana? Begini, misal anggaran pembangunan rumah adalah 2 juta/m2. Misal anda menjual tipe 45 m2, sehingga total biaya bangunan adalah 90juta. Harga jual tipe 45 misalnya 250 juta. Artinya 30% dari 250 juta adalah 75 juta. Artinya 75juta adalah 83,33% dari 90juta. Manfaatkan tenaga kontraktor sehingga kita bisa membayar kontraktor dengan progress. Kekurangan pembayaran bisa kita cadangkan dari pencairan KPR yang sebesar 175juta.
SEPERTI INI:
wow bagus
BalasHapusMakasih Gan
Hapusnanti kalo bisa ajarin saya gan
BalasHapusSiap gan
Hapus